Bhikkhu Uttamo menjelaskan kiamat dalam pandangan Agama Buddha.
Beliau menjelaskan tentang pengertian Kiamat, pembagiangian Kiamat dan hakikat kiamat itu sendiri. Bhikku Uttamo mengibaratkan kehidupan dan kematian seperti fungsi busi dalam kendaraan. Hidup-mati, hidup-mati kemudian munculah energi. Begitu pula dalam pemahaman tentang kiamat.
Tampilkan postingan dengan label Histories. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Histories. Tampilkan semua postingan
Alasan Bhikkhu Uttamo memilih Agama Buddha bag. 1
Selanjutnya, silahkan kunjungi web Buddhis :
http://www.samaggi-phala.or.id
Iman Buddha : 2-21-10 Dharma Kutipan Diskusi
Sekte Jodo Shinsu sebagai Pandangan Hidup Orang Jepang
Bangsa Jepang merupakan bangsa yang kuat dan memiliki harga diri yang tinggi. Berikut ini rahasia dibalik Etos Kerja dan Budaya Kerja Bangsa Jepang
Masyarakat Jepang: masyarakat yang tidak peduli pada agama
Ini merupakan ciri-ciri khusus masyarakat Jepang dibandingkan dengan masyarakat Indonesia. Perbedaan yang paling besar antara masyarakat Jepang dengan Indonesia adalah masyarakat Jepang tidak peduli pada agama.
Dalam undang-undang dasar Jepang, pemerintah tidak boleh ikut campur dalam urusan agama. Dilarang keras memakai anggaran negara untuk hal-hal agama.
Situasi politik di India selama waktu Buddha Shakyamuni
Situasi politik di India selama waktu Buddha Shakyamuni
Pembagian India utara menjadi republik dan kerajaan berlanjut sampai saat Buddha Shakyamuni (566-485 SM). Yang utama adalah Republik Vrji, dengan majelis umum dan lembaga-lembaga demokratis, dan kerajaan otokratis Kosala dan Magadha. Kedua jenis negara, bagaimanapun, berfungsi dalam struktur ritual Brahmanisme. Hal ini karena Brahmanisme menggambarkan tugas penguasa, bukan kekuasaan dan bentuk pemerintahan. Buddha lahir di Shakya, republik bekas dimasukkan ke dalam Kerajaan Kosala, dan mengajar di kedua Kosala dan Maghadha, serta di Republik Vrji.
The Life of Buddha Shakyamuni (revisi dari Alexander Berzin)
Pengantar
Menurut penanggalan tradisional, Buddha Shakyamuni (Shakya thub-pa), juga dikenal sebagai Gautama Buddha (Gau-ta-ma), tinggal 566-485 SM di pusat utara India. Sumber Buddhis mengandung banyak, bervariasi rekening hidupnya, dengan rincian lebih lanjut muncul hanya secara bertahap, dari waktu ke waktu. Sejak pertama literatur Buddhis yang ditulis hanya tiga abad setelah Buddha meninggal, sulit untuk memastikan keakuratan setiap detil ditemukan di account tersebut. Selanjutnya, hanya karena rincian tertentu muncul dalam bentuk tertulis paling lambat orang lain adalah bukan alasan yang cukup untuk diskon validitasnya. Banyak detail bisa terus yang diturunkan dalam bentuk oral setelah yang lain ditulis.
Menurut penanggalan tradisional, Buddha Shakyamuni (Shakya thub-pa), juga dikenal sebagai Gautama Buddha (Gau-ta-ma), tinggal 566-485 SM di pusat utara India. Sumber Buddhis mengandung banyak, bervariasi rekening hidupnya, dengan rincian lebih lanjut muncul hanya secara bertahap, dari waktu ke waktu. Sejak pertama literatur Buddhis yang ditulis hanya tiga abad setelah Buddha meninggal, sulit untuk memastikan keakuratan setiap detil ditemukan di account tersebut. Selanjutnya, hanya karena rincian tertentu muncul dalam bentuk tertulis paling lambat orang lain adalah bukan alasan yang cukup untuk diskon validitasnya. Banyak detail bisa terus yang diturunkan dalam bentuk oral setelah yang lain ditulis.

Selain itu, biografi tradisional guru Buddhis besar, termasuk Buddha sendiri, umumnya disusun untuk tujuan didaktik dan tidak demi menjaga catatan sejarah. Lebih khusus, biografi guru besar yang kuno sedemikian rupa untuk mengajar dan menginspirasi para pengikut Buddha untuk mengejar jalan spiritual menuju pembebasan dan pencerahan. Oleh karena itu, dalam rangka memperoleh manfaat dari kisah hidup Buddha, kita perlu memahaminya dalam konteks ini dan menganalisis pelajaran yang kita dapat belajar dari itu.
Sumber
Riwayat Hidup Siddharta Gautama
I. Pendahuluan
Mahasiswa yang telah mempelajari Hinduisme tidak akan heran ketika
mendengar tokoh yang sangat kontras sekali dengan zamannya yaitu Sidharta
Gautama. Karena dalam periodesasi agama Hindu dikenal dengan zaman Buddha. Namun sekaligus mendapati kesulitan-kesulitan
dalam menguraikan gambaran historis mengenai Sidharta Gautama ini, yang
diyakini sebagai pendiri agama Buddha.
Langganan:
Postingan (Atom)








